Senin, 17 November 2014

Wanita Indonesia dengan pelembab wajah

Tinggal dan menetap di Indonesia yang beriklim tropis membuat kulit wanita Indonesia lebih rentan terhadap paparan sinar matahari yang berlebih. Apalagi, masih banyak wanita yang belum menyadari pentingnya merawat kulit sedini mungkin. Akibat kelalaian merawat kulit pula, tak jarang banyak wanita Indonesia yang tak percaya diri dengan kondisi kulit mereka.
“Kecantikan kulit dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah kondisi lingkungan dan cuaca yang sering disebut sebagai faktor eksternal. Kondisi cuaca di Indonesia sebagai negara tropis terutama dengan letak geografis di garis khatulistiwa menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki cuaca panas dengan paparan sinar ultraviolet yang cukup tinggi,” ujar Dr. Lilik Norawati, SpKK, Selasa (16/9) lalu.
Karena itu, salah satu cara untuk tetap mendapatkan kulit yang jernih dan merona bagi wanita Indonesia adalah dengan rutin mengenakan pelembab wajah (moisturizer) . “Pelembab akan berfungsi membentuk lapisan pelindung pada permukaan kulit, sehingga kulit menjadi halus, lentur serta mengurangi penguapan air dari dalam kulit.”
Lantas, kapan sebaiknya wanita mulai mengenakan pelembab wajah?. “Bisa disesuaikan dengan usia, tapi yang jelas sedini mungkin, ya. Bayi saja sudah harus menggunakan pelembab, meski dengan kandungan bahan yang aman. Beberapa produk pelembab wajah juga biasanya memiliki range produk untuk kategori usia,” tambah Nora.
Selain itu, masih menurut Nora, karena jenis kulit wanita Indonesia yang kebanyakan berwarna sawo matang, maka penggunaan pelembab yang mengandung bahan pencerah dan juga sunscreen bisa memperbaiki warna kulit serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari. “Dengan itu, maka kulit wajah yang jernih dan merona bisa didapat,” ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar